Ingin Rancang Mobil, Apple Diperingatkan Mantan Bos GM

Keinginan raksasa industri teknologi informasi, Apple Incorporated masuk dalam industri otomotif sempat mengejutkan semua kalangan, termasuk Dan Akerson, mantan orang nomor satu General Motors (GM). Ambisi Apple itu, dinilai Akerson sebagai langkah berisiko dan jangan dianggap remeh.

Nilai saham Apple melesat, awal pekan ini setelah bergulirnya berita kalau produsen iPhone itu tengah menyiapkan langkah serius menciptakan industri mobil listrik. Langkah ini juga dinilai cukup menghebohkan sejumlah prinsipal otomotif dunia.

“Saya pikir seseorang sedang tersedak di sini. Jika saya pemegang saham Apple, saya tidak akan terlalu bahagia. Saya sadar harus menghadapi rentang waktu panjang masuk dalam keuntungan rendah, karena (perusahaan) masuk ke bisnis manufaktur berat,” jelas Akerson dilansir Bloomberg (17/2/2015).

Industri otomotif, lanjut Akerson, dengan segala bentuk peraturan dan kewajiban keselamatannya, lebih berat dari apa yang orang lihat. “Banyak orang yang belum pernah terjun di dalamnya tidak mengerti dan punya kecenderungan meremehkannya,” tukas Akerson.

Bagi Apple, ada kesempatan lebih potensial jika merangkul pabrikan otomotif lain untuk memperoduksi sistem operasional elektrik dan perlengkapan hiburan bagi kendaraan. Mirip seperti pabrikan otomotif membeli komponen lampu dari perusahaan pemasok lainnya.

“Saya akan menandatanganinya. Saya akan memastikan adanya sistem hiburan dan koneksi internal pada setiap mobil buatan GM,” beber Akerson.

Tom Neumayr, juru bicara Apple masih belum mau berkomentar soal peringatan yang disampaikan Akerson ini.